Cara Membuat Esai

Jika kamu seorang mahasiswa, sudah pasti tugas selalu diberikan oleh semua dosenmu. Tugas dari dosen tidak pernah bisa dihindari oleh semua mahasiswa karena dosen selalu punya kuasa untuk menentukan kapan mahasiswa membuat tugas dan kapan tugas itu harus dikumpulkan.

Permasalahan terbesar tugas dosen adalah membuat paper atau esai. Terlebih lagi jika waktu yang ditentukan untuk mengerjakannya cuma satu minggu. Banyak mahasiswa yang merasa keteteran karena bingung apa yang akan dituliskan. Dengan kata lain, mahasiswa selalu bingung untuk memunculkan ide dan menstrukturisasi ide itu menjadi sebuah tulisan ilmiah yang rapi.

Stephen Edelston Toulmin, seorang filusuf dan tokoh pendidikan, memiliki model penulisan yang bagus dengan istilah “The Toulmin Model of An Argument”. Model ini menekankan pada argumen rasional dalam sebuah tulisan yang dikenal sebagai “Moral Reasoning”.

Model yang ditawarkan oleh Toulmin tersebut saat ini menjadi model penulisan yang sering digunakan oleh para akademisi di seluruh dunia dalam penulisan artikel ilmiah. Aspek penting yang harus ada dalam sebuah tulisan adalah FAKTA, yang bertujuan untuk memberitahu kepada semua pembaca bahwa apa yang akan dibahas dalam tulisan mengarah pada data yang sama. WARRANT, bertujuan untuk memaparkan fakta yang dituliskan di awal untuk mempermudah pembaca memahami apa dan maksud tulisan yang akan diperbincangkan. BACKING, merupakan suatu upaya untuk mempermudah pembaca memahami maksud dari penulis, yaitu menjadikannya contoh konkrit yang bisa dicermati langsung oleh pembaca di lingkungan sekitarnya. PROBABLY (Conclusion), adalah suatu rumusan kesimpulan dari proses pemaparan fakta, warrant, dan backing. Namun, Model Toulmin menjadi terkenal karena adanya REBUTTAL, yaitu upaya menunjukkan bahwa tetap ada pihak yang berseberangan dengan penarikan kesimpulan yang sudah dibuat.

Model penulisan ini sangat populer karena argumen dalam tulisan yang dibuat dengan model ini selalu menunjukkan pihak-pihak yang berseberangan sehingga tulisan tidak terkesan dengan keberpihakan terhadap data yang dianalisis saja. Dengan kata lain, model yang ditawarkan Toulmin ini bisa dijadikan pedoman untuk mengerjakan tugas esai atau paper yang diberikan dosen.